Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siap Guyur Pasar

Peristiwa
Astri Sofyanti
09 April 2020   10:00 WIB

Komentar
Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siap Guyur Pasar

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau ketersediaan gula PT. Angels Products di Cilegon, Rabu (9/4/20) (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Selama masa pandemi virus corona (Covdid-19) serta menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau ketersediaan stok gula di Cilegon, Banten. Pasalnya beberapa waktu terakhir terjadi kelangkaan gula di pasaran.

"Kami sudah memastikan ketersedian stok gula khususnya gula yang memang menjadi penugasan pemerintah kepada beberapa industri didalam mengambil sebuah sikap cepat agar kelangkaan gula yang ada dapat diatasi sesegera mungkin sesuai dengan perintah Bapak Presiden," kata Syahrul saat meninjauan stok gula di PT. Angels Products, Rabu (8/4).

Dirinya menerangakan bahwa sesuai arahan Bapak Presiden, Joko Widodo agar seluruh Menteri harus turun ke lapangan dalam melakukan validasi data. Bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pemerintah mempersiapkan kebutuhan sebanyak 250 ribu ton sudah siap diguyur ke pasar agar harga gula stabil.

"Kendali terhadap bahan baku gula pasir maupun gula putih kita sudah siapkan dan kita tidak bergantung dengan impor kenegara lain yang kita harapkan segera masuk," urainya.

Berdasarkan Permendag no. 7/2020 tentang harga acuan, harga eceran tertinggi (HET) gula yakni Rp12.500 per kg. Namun saat ini harga di pasar Rp.18.000 hingga Rp 20.000 per kg. Oleh karena itu, Syahrul menegaskan pihaknya bersinergi dengan kementerian terkait dan kepolisian secepatnya menstabilkan harga. Kesiapan dalam negeri terus diupayakan serta impor dari negara lain yang diharapkan dapat segera masuk termasuk upaya yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menangani isu kelangkaan.

"Intinya bulan Puasa maupun Lebaran nanti, InsyahAllah tidak ada hal yang perlu menjadi kekhawatiran kita bahkan tidak hanya di Jabodetabek saja namun di seluruh Indonesia," tambah Mentan.

"Dalam menjaga kestabilan distribusi pangan, Kementan bersama satgas pangan dari POLRI terus berupaya untuk kelancaran dan kemudahan akses pangan," sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa terkait gula, Kabareskrim bersama dengan Kementan, Kementerian Perdagangan serta Kementerian Perindustrian setiap hari melakukan evalusi terkait gula. Antara lain gula dari petani dan gula yang masuk ke tanah air baik yang bersumber gula kristal putih maupun penugasan untuk gula rafinasi yang kemudian akan diarahkan ke masyarakat.

"Dari evaluasi tersebut kita bisa menghitung berapa ketersedian gula yang ada di masyarakat seperti hari ini kita sudah cek bahwa ketersedian gula di Jabodetabek melebihi kebutuhan gula," ucap Sigit.

Lebih lanjut ia menegaskan pihaknya tidak main-main dalam pengawasan ketersediaan dan distribusi pangan, apalagi di masa wabah corona dan bulan Ramadhan nanti. Terbukti, saat ini sudah ada 15 kasus yang sedang ditangani Bareskrim terkait penimbunan pangan.

"Satgas pangan juga selalu melakukan pemantauan harga pangan jika harga melebihi harga pasaran maka kita akan telusurin dan kita beri sanksi yang tegas jika ada terjadi penimbunan," bebernya.

"Kita tiap hari bergerak untuk melakukan kontrol serta kita langsung evalusi jadi saya harapkan dalam waktu dekat harga dimasyarakat kembali normal karna ketersedian pangan dalam jumlah mencukupi," tandas Sigit.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Smartfarming

Peristiwa   14 Juni 2021 - 10:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: