Kemendag Lakukan Berbagai Upaya untuk Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapok Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2020

Peristiwa
Astri Sofyanti
20 Mar 2020   09:12 WIB

Komentar
Kemendag Lakukan Berbagai Upaya untuk Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapok Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2020

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang Puasa dan Lebaran 2020 di tengah merebaknya virus corona (Covid-19). Hal ini ditegaskan Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kementerian Perdagangan Jakarta, belum lama ini.

“Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan status keadaan darurat bencana wabah Covid-19 di Indonesia yang diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020. Untuk itu, Kemendag melakukan berbagai upaya dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok, khususnya menghadapi bulan Puasa dan Lebaran 2020 tahun ini,” jelas Mendag Agus mengutip laman resmi Kementerian Perdagangan, Jumat (20/3).

Secara umum kondisi pasokan/stok bapok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai bulan Puasa dan Lebaran 2020. Berdasarkan pantauan Kemendag, harga rata-rata nasional barang kebutuhan pokok per 17 Maret 2020, umumnya relatif stabil.

Komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan hanya gula pasir yang naik sebesar 20 persen menjadi Rp17.000 per kilogram (kg) dibanding bulan lalu atau 36 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp12.500 per kg.

Sementara itu, harga rata-rata nasional bawang putih mulai menunjukan penurunan dibandingkan bulan lalu.

“Penurunan harga bawang putih ini tidak terlepas dari upaya Kemendag bersama Satgas Pangan yang melakukan pengawasan dan pemantauan harga di gudang importir secara intensif untuk memastikan tidak ada yang melakukan penimbunan,” tambahnya.

Diakui Agus, walaupun harga bawang putih sudah turun, namun penurunannya belum signifikan dibandingkan harga tahun lalu. Begitu pula bawang bombay yang harganya naik lebih dari 100 persen mencapai Rp140.000 per kg.

Untuk komoditas beras, berdasarkan pemantauan Kemendag pada 17 Maret 2020, harga rata-rata nasional beras medium masih stabil, hanya naik 0,26 persen dibandingkan bulan lalu. Stok beras di Perum Bulog masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kemendag telah menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium yang dilaksanakan sepanjang tahun 2020.

“Penyaluran KPSH beras medium dapat dilakukan melalui distributor besar dan/atau Mitra Bulog, serta ritel modern anggota APRINDO dengan harga jual di tingkat konsumen sesuai dengan HET,” tutup Agus.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: