Kelaparan, Kawanan Kera Serang 4 Balita di Permukiman Warga

Peristiwa
Astri Sofyanti
14 Jan 2019   11:30 WIB

Komentar
Kelaparan, Kawanan Kera Serang 4 Balita di Permukiman Warga

Monyet ekor panjang, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Rusaknya hutan yang menjadi habitat alam kera mengakibatkan kawanan kera turun gunung dan masuk ke pemukiman penduduk untuk mencari makan.

Seperti yang terjadi di Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kawanan kera liar yang masuk ke pemukiman penduduk mengakibatkan sejumlah warga dan empat balita diserang kawanan kera liar.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menyebut, dalam dua pekan terakhir, dilaporkan sebanyak empat balita yang dilarikan ke Rumah Sakit akibat diserang oleh kera-kera liar. Warga yang diserang, kebanyakan mengalami luka di bagian kepala hingga paha.

Baca Lainnya: Diserang Harimau, Pekerja Kelapa Sawit Tewas

Salah satu korban serangan kera adalah Iqbal bayi berumur 21 bulan ini mengalami luka robek dibagian dahi akibat gigitan kera, dengan panjang robekan mencapai 9 sentimeter. Kondisi tersebut mengakibatkan bayi malang itu harus mendapatkan 16 jahitan.

Kejadian tersebut membuat warga sekitar dihantui ketakutan akan serangan kera-kera liar. Meski begitu, Kapolres Lumajang meminta warga tidak membunuh kera-kera liar tersebut.

Baca Lainnya: Ancam Serang Manusia, Waspadai Penyakit Hewan Ternak Brucellosis

"Saya menginstruksikan agar menggunakan tembakan obat bius untuk menangani kasus tersebut. Hanya dalam keadaan sangat terdesak saja yang mana mengancam manusia, boleh menggunakan senjata api untuk melumpuhkan," kata Arsal di Lumajang, Senin (14/1).

Untuk itu, pihaknya memastikan kawanan hewan liar ini mencari makan hingga turun ke pemukiman warga, karena habitat wilayahnya tinggal telah dirusak oleh masyarakat.

"Saya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar sama sama menjaga kelestarian wilayah hutan tersebut," pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Smartfarming

Peristiwa   14 Juni 2021 - 10:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: