Aksi Tim Emergency Rescue IPB Pasca-Tsunami Selat Sunda

Peristiwa
Karmin Winarta
29 Des 2018   12:00 WIB

Komentar
Aksi Tim Emergency Rescue IPB  Pasca-Tsunami Selat Sunda

Tim Aksi Sigap. Pusat Studi Bencana LPPM IPB (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Sabtu (22/12) menelan ratusan korban jiwa dan ribuan pengungsi. Selain bangunan dan infrastruktur rusak, lahan pertanian dan perkebunan juga porak-poranda diterjang air bah tersebut. Lima hari pasca-tsunami,  Tim Emergency Rescue IPB yang tergabung dalam tim Aksi Sigap Pusat Studi Bencana LPPM IPB ini langsung menuju ke wilayah-wilayah yang terdampak tsunami Selat Sunda. 

Yon Fitner dari Tim AKsi Sigap mengatakan, saat ini bersama tim yang berjumlah lebih dari 20 orang telah memfokuskan kegiatan tanggap darurat diantaranya memberikan bantuan kepada korban bencana baik barang konsumsi atau lainnya. 

Baca Lainnya: Ridwan Kamil Bantu Pengungsi Tsunami Selat Sunda

Kedua mengumpulkan data data kerusakan terutama bidang perikanan, pertanian, dan sosial masyarakat dan kelautan. Ketiga pendokumentasian dampak bencana.Tim Aksi Sigap juga tidak hanya berada di sekitar Carita, tetapi juga di wilayah Labuhan dan Sumur.  

"Bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, kami sedang mempersiapkan langkah-langkah  pada saat tahap rehab dan rekontruksi untuk membantu pemulihan, " katanya kepada Trubus.id Sabtu (29/12).

Baca Lainnya: Areal Pertanian Terdampak Tsunami Selat Sunda Mulai Didata

"Tim sedang bekerja, data-data hasil temuan belum bisa kami share," tambahnya.  

Selanjutnya Tim akan melakukan pekerjaan yang terkait pertanian dan perikanan kelautan paling utama seperti kapal perikanan, lahan pertanian dan tambak serta masyarakat di sektor itu. Selain itu Tim Aksi Sigap  juga akan fokus pada bioscience sesuai misi Institut Pertanian Bogor [KW].

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: