PISPI Usung 9 Konsep untuk Dorong Pembangunan Industri Pertanian 4.0

Peristiwa
Syahroni
14 Des 2018   22:00 WIB

Komentar
PISPI Usung 9 Konsep untuk Dorong Pembangunan Industri Pertanian 4.0

Ketua PISPI dalam kuliah umum di Institute Pertanian Bogor, Kamis (13/12) kemarin. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kemajuan teknologi sudah tidak bisa dibendung lagi. Karena itu, Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI), Sunarso mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendorong pembangunan pertanian visioner dan integratif di era industri pertanian 4.0.

Dalam kuliah umum Goes To Campus dan HUT PISPI ke 8 di Institute Pertanian Bogor, Kamis (13/12) kemarin, Sunarso yang juga Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) mengimbau kalangan milenial para sarjana pertanian untuk dapat mengambil peluang tersebut di era berkembangnya teknologi digital.

Ada 9 konsep yang diusung PISPI untuk pembangunan pertanian visioner dan integratif di era industri pertanian 4.0. Konsep tersebut adalah kejelasan tata ruang nasional melalui pembaruan agraria, infrastruktur, pola pengusaha pertanian, kelembagaan pertanian, riset dan teknologi tepat guna. Lalu ada juga supply chain management, aspek keuangan, monitoring neraca produksi dan stok nasional serta industri berbasis pertanian.

"Di era pesatnya perkembangan teknologi digital dan industri pertanian 4.0, para sarjana pertanian khususnya lulusan IPB harus siap untuk menjadi wirausaha pertanian digital atau tanipreneur. Tidak lagi berpikir menjadi karyawan, karena peluang untuk mengembangkan tanipreneur yang berbasis pada teknologi semakin terbuka, di tengah makin berkurangnya lahan pertanian," jelas Sunarso.

Sunarso menjelaskan, saat ini banyak lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi lahan properti dan kawasan industri. Karena itu diperlukan pola pikir kreatif dan inovatif untuk mengembangkan pertanian yang visioner dan terintegratif.

"Selain itu juga makin berkurangnya minat generasi muda menjadi petani. Oleh sebab itu menjadi petani modern atau petani digital menjadi jawaban untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian," jelasnya.

Namun ia menambahkan, sayangnya generasi milenial saat ini masih malu untuk berprofesi sebagau petani. Padahal petani berperan penting dalam perkembangan ekonomi di Indonesia.

"Oleh sebab itu perguruan tinggi seperti IPB memiliki peran untuk bersama-sama mengembangkan sembilan konsep yang diusung oleh PISPI, sekaligus mengoptimalkan kebijakan dan fasilitas yang disiapkan pemerintah," terangnya lagi.

Menurut Sunarso, sektor pertanian merupakan salah satu penyumbang pada pendapatan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara dan penyedia lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Sehingga PISPI dan IPB dapat bersama-sama fokus menggarap dan menunjang sektor pertanian agar lebih maju di era digital dan industri 4.0 ini untuk kesejahteraan petani dan rakyat Indonesia. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: