Selain Harga Turun, Peternak Ayam Petelur Kesulitan Pakan

Peristiwa
Astri Sofyanti
01 Nov 2018   10:00 WIB

Komentar
Selain Harga Turun, Peternak Ayam Petelur Kesulitan Pakan

Ayam petelur, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Para peternak ayam petelur saat ini mengeluhkan banyaknya masalah yang dihadapi. Selain harga telur yang cenderung turun,  peternak ayam juga menghadapi masalah bahan baku pakan, yaitu jagung.

Pakan menduduki porsi tertinggi dalam usaha peternakan ayam petelur yakni 71 persen dari biaya produksi (survey struktur ongkos usaha peternakan/SOUT, 2017).

Peternak mandiri umumnya belum mempunyai manajemen stok (ketersediaan) pakan yang baik untuk mendukung keberlangsungan usahanya.

Baca Lainnya: Tanggapi Soal Kenaikan Harga Telur, Mendag: Harga Pakan Ternak Naik

Untuk itu Kementan melalui Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita mengharapakan dimasa datang Bulog dapat terlibat dalam bisnis jagung agar dapat membantu suplai kebutuhan jagung para peternak rakyat.

“Pada intinya, pemerintah ingin Peternak, mendapat untung dan masyarakat juga sebagai konsumen dapat tersenyum karena kebutuhan protein hewani yang berasal dari telur terpenuhi,” demikian disampaikan Ketut melalui siaran pers yang diterima Trubus.id di Jakarta, Kamis (1/11).

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Irjen Pol. Setyo Wasisto menghimbau agar para trader telur dan jagung untuk menjaga kestabilan harga agar tercipta iklim usaha perunggasan yang baik dan berdaya saing yang dapat memberikan keuntungan bagi para peternak dan juga memberikan keuntungan pagi para petani jagung. Ketua Satgas Pangan.

Baca Lainnya: Produksi Merosot Disinyalir Jadi Biang Keladi Harga Telur Ayam Melonjak

Setyo akan menurunkan Timnya untuk memantau distribusi jagung maupun telur. Tim Satgas Pangan Polri bertugas untuk memastikan lancarnya distribusi bahan pangan dan terciptanya perdagangan yang adil mulai dari tingkat peternak, pedagang hingga konsumen.

“Saya menghimbau supaya tidak ada pihak yang coba bermain-main dalam distribusi jagung dan telur, karena ini menyangkut kebutuhan pangan masyarakat banyak”, ujar Setyo.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Smartfarming

Peristiwa   14 Juni 2021 - 10:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: