DLH NTB Manfaatkan Kayu Hasil Sitaan untuk Bangun Rumah Korban Gempa

Peristiwa
Astri Sofyanti
25 Okt 2018   17:30 WIB

Komentar
DLH NTB Manfaatkan Kayu Hasil Sitaan untuk Bangun Rumah Korban Gempa

Relawan PMI bangun huntara untuk korban gempa Lombok (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLH) NTB berencana memanfaatkan kayu hasil perambahan hutan yang berhasil disita belum lama ini untuk dibagikan ke warga yang terdampak gempa. 

Pemerintah daerah berencana memberikan kayu-kayu sitaan tersebut kepada Aparatur Sipil Negara dan tenaga kontrak di lingkup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB yang rumahnya rusak berat akibat gempa bumi.

Kepala DLHK, Madani Mukarom di Mataram, Kamis (25/10) mengungkapkan, pihaknya akan memberikan kayu-kayu hasil sitaan kepada masyarakat usai keluar penetapan dari pengadilan. 

Baca Lainnya : Pemerintah Mulai Bangun 'Risha, Riko dan Rika' untuk Korban Gempa Lombok

Sebagai informasi, kayu hasil sitaan tersebut sebanyak 400 meter berada di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Kabupaten Lombok Timur, dan di Pulau Sumbawa.

Lebih lanjut Madani menyebutkan ada 169 orang aparat sipil negara dan tenaga kontrak yang rumahnya hancur akibat gempa bumi, tersebar di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Pulau Sumbawa.

"Tapi kami juga pertimbangkan untuk memberikan sebagian kayu hasil sitaan tersebut untuk sekolah/madrasah yang rusak akibat gempa. Tinggal menunggu penetapan pengadilan," tambahnya.

Baca Lainnya : Upaya Percepatan Rehabilitasi Usai Gempa Lombok Terus Berjalan

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Mohammad Rum juga berharap kayu sitaan yang menumpuk di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB bisa diberikan kepada korban gempa untuk membangun rumah instan kayu (Rika) yang dinilai tahan terhadap gempa sesuai rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kayu hasil sitaan tersebut merupakan jenis kayu yang kuat. Sayang kalau ditumpuk jadi makanan rayap. Kenapa tidak diproses menjadi bahan membangun kembali rumah korban gempa," ungkap Rum. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: