USU Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Gempa Lombok

Peristiwa
Karmin Winarta
15 Agu 2018   09:44 WIB

Komentar
USU Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Gempa Lombok

Gempa Lombok, USU Kirim Tim Kemanusiaan (Foto : Reza Perdana)

Trubus.id --  Tim kemanusiaan dari Universitas Sumatera Utara (USU) dikirim ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tim yang beranggotakan enam orang ini akan bertugas memberi bantuan kesehatan terhadap korban gempa bumi.

Rektor USU, Profesor Runtung Sitepu mengatakan, tim kemanusiaan yang dikirim ke Lombok tersebut terdiri dari dokter tenaga ahli anestesi dan psikologi, serta tim logistik. Ini merupakan tim pertama yang diberangkatkan USU.

“Mereka terdiri dari tiga dokter tenaga ahli anestesi, dua orang psikologi, dan satu orang lagi khusus menangani logistik,” katanya Runtung, Selasa (14/8).

Baca Lainnya: BNPB Catat Total Kerugian Gempa lombok Capai Rp 5,4 T 

Ini merupakan tim pertama yang diberangkatkan. Mereka dilengkapi satu unit ambulans beserta obat-obatan. Bantuan yang diberangkatkan sumbangsih rektorat USU bersama jajaran. Seluruh bantuan diangkut menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Bandara Kualanamu.

Dijelaskan Runtung, tim pertama ini diminta melakukan identifikasi di lapangan mengenai apa saja yang dibutuhkan korban gempa di Lombok. Selanjutnya dikirimkan kekurangan dan kebutuhan dari Medan ke Lombok.

“Kepedulian kita ini untuk meringankan penderita saudara-saudara kita di sana akibat gempa bumi,” ucapnya. 

Baca Lainnya: 5 Saran PVMBG untuk Rencana Pembangunan di Lokasi Gempa Lombok Utara

Selain itu, bantuan dan tim yang dikirim USU merupakan sebagai wujud pengabdian yang dilakukan kepada masyarakat. Apa lagi terhadap masyarakat yang mengalami musibah bencana alam seperti di Lombok.

Sebelum berangkat ke Lombok, pihak USU terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kapuskes TNI Mayjen TNI Ben Yura Rimba. Nantinya tim ini langsung bergabung dengan tim medis yang dikoordinir Puskes TNI di atas Kapal milik TNI AL, yakni KRI Suharso.

“Tim pertama yang berangkat ini diberi waktu selama enam hari. Jika diperlukan kita akan mengirim tim kedua. Untuk tim kedua nanti kita juga akan mengirim enam orang,” tandasnya.[KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Mentan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Smartfarming

Peristiwa   14 Juni 2021 - 10:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan: