5 Saran PVMBG untuk Rencana Pembangunan di Lokasi Gempa Lombok Utara

Peristiwa
Binsar Marulitua
14 Agu 2018   19:15 WIB

Komentar
5 Saran PVMBG untuk Rencana Pembangunan di Lokasi Gempa Lombok Utara

Bangunan roboh akibat gempa Lombok (Foto : Trubus.id / Thomas Aquinus Krisnaldi)

Trubus.id -- Pemerintah  memberikan sejumlah rekomendasi teknis berkaitan dengan kerusakan geologi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Utara sebagai daaerah terdampak paling parah gempa 7 Skala Richter (SR). Nantinya, rekomendasi tersebut bisa dijadikan acuan dalam menyusun rencana rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG ), Siti Hidayati mengatakan telah memetakan sejumlah dampak akibat kejadian gempa bumi di Lombok Utara. Setelah melakukan serangkaian identifikasi kebencanaan selama satu minggu. Ada lima rekomendasi yang nantinya bisa dijadikan pertimbangan untuk mengkonstruksi kembali bangunan. 

Yang Pertama, dijelaskan Siti, Pemerintah menyarankan masyarakat tetap tenang dan waspada dengan munculnya gempa susulan yang diprediksikan terjadi secara fluktuatif meski dengan skala lebih kecil. Untuk itu, masyarakat diminta mengikuti arahan dari BPBD dan Pemerintah setempat.

Baca Lainnya : Jokowi Masih Akan Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Lombok Hari Ini

"Kedua, bangunan vital, strategis dan mengundang konsentrasi banyak orang, seperti sekolah, pasar, perkantoran wajib dibangun dengan mengikuti kaidah-kaidah bangunan tahan gempa bumi, terutama di zona likuifaksi, " jelas Siti di Lombok Utara. 

Ketiga, masyarakat diminta tidak mendirikan bangunan pada endapan aluvial, tanah urug dan lereng terjal yang telah mengalami pelapukan lantaran rawan terhadap guncangan gempa. Selanjutnya, yang keempat,  bangunan yang ada di Desa Sambik Bengkol Kecamatan Gangga serta Dusun Beraringan Desa Kayangan dan Desa Selengan Kecamatan Kayangan, harus digeser sekitar 20 meter dari zona pergeseran dan retakan tanah dalam dimensi besar dan panjang.

Baca Lainnya : 5 Arahan Presiden Jokowi Untuk Wilayah Gempa Lombok

Kelima, Pemerintah Lombok Utara dan Lombok Timur segera merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) berdasarkan pada kawasan rawan bencana geologi yang dikeluarkan Badan Geologi. Hal ini juga diikuti dengan sosialiasi yang masif kepada masyarakat, seperti memasukkan materi kebencanaan geologi di kurikukum pendidikan. [NN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: