Cegah Penyebaran Penyakit, Kemenkes Kirim Alat Kesehatan ke Lombok 

Peristiwa
Astri Sofyanti
13 Agu 2018   13:16 WIB

Komentar
Cegah Penyebaran Penyakit, Kemenkes Kirim Alat Kesehatan ke Lombok 

Korban gempa Lombok (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran penyakit dari lingkungan pada bencana gempa di Lombok, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengirimkan peralatan kesehatan lingkungan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Peralatan tersebut dikirim melalui Direktorat Kesehatan Lingkungan (Kesling) sebanyak 9 jenis. Disinfektan air sebanyak 5 ribu tablet, masker non kain dan safety box 5110 pcs, polibeg ramah lingkungan, polibeg limbah medis, dan polibeg biasa sebanyak 4.750 lembar, kaporit 100 kg, penjernih air cepat 9 ribu sachet, dan APD kit food handler sebanyak 30 set,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/8).

Baca Lainnya: BNPB Perkirakan Jumlah Korban Gempa Lombok Terus Bertambah

Lebih lanjut ia mengatakan peralatan kesehatan lingkungan yang akan dikirim ke Lombok rencananya akan didistribusikan melalui delapan puskesman di Kabupaten Lombok Utara hari ini melalui Dinas Provinsi NTB.

“Adanya bantuan ini diharapka tidak terjadi masalah kesehatan pada warga korban bencana gempa,” lanjutnya lagi.

Sebelumnya, Kemenkes telah mengirimkan obat sebanyak 3,5 ton dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) 2 ton. Bantuan tersebut telah sampai di Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara.

Baca Lainnya: Korban Gempa Dahsyat Lombok Butuh Penanganan Trauma

Setiap Puskesmas atau pos kesehatan pengganti Puskesmas telah mendapatkan bantuan tersebut. Sehingga, masyarakat sudah terjamin soal ketersediaan obat.

Sementara itu untuk penanganan pasien korban gempa atau pasien karena penyakit sampai saat ini masih ditangani di pos kesehatan darurat. Tapi bagi korban yang perlu penanganan intensif atau rawat inap akan segera dirujuk ke RSUD di luar Kabupaten Lombok Utara seperti RSUD Mataram.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: