Pemerintah Impor Beras, Mentan Tetap Fokus Tingkatkan Produksi Pertanian

Peristiwa
Astri Sofyanti
21 Mei 2018   19:45 WIB

Komentar
Pemerintah Impor Beras, Mentan Tetap Fokus Tingkatkan Produksi Pertanian

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Belum lama ini, pememrintah melalui Kementerian Perekonomian, kembali membuka izin impor beras. Beras sebanyak 500.000 ton itu akan didatangkan dari Vietnam dan Thailand. Pemerintah menyebut, impor beras itu akan dilaksanakan pada periode April sampai Mei 2018.

Menanggapi rencana ini, Menteri Pertanian RI (Mentan), Andi Amran Sulaiman tidak mau berkomentar terlalu dalam. Ia menyebut, saat ini pihaknya hanya akan fokus menggenjot produksi di sektor pertanian.

Baca Lainnya : Menteri Amran Jamin Tidak Akan Impor 4 Bahan Pangan Ini

"Gini, kami fokus pada produksi. Produksi kita untuk sektor pertanian diumumkan BPS baru-baru ini alhamdulillah meningkat, 2017, itu 10 tahun terakhir tertinggi ekspor kita. Itu 24 persen kenaikannya setara dengan Rp 440 triliun. Itu harus bangga dengan bangsa kita. Kami apresiasi petani Indonesia. Sekali-kali tanya ekspor dong," ucap Amran di Jakarta, Senin (21/5).

Ia juga menegaskan jika Kementan akan mempercepat produksi di sektor pertanian. Berbagai langkah untuk mendukung hal itupun sudah dilakukan.

"Itu sebabnya kami fokus untuk produksi, mempercepat produksi, kalau tanya ekspor tanya aku. Karena aku melakukan ekspor baru-baru ini kami ekspor lagi kelapa," tambahnya.

Lebih lanjut Amran mengatakan, pihaknya mendorong produksi dengan menggunakan teknologi, memberikan pendampingan kepada para petani, serta menyediakan sarana produksi secara tepat.

Baca Lainnya : Jumlah Petani Menyusut, Indonesia Calon Bangsa Pengimpor Bahan Pangan

Ketika ditanya soal impor beras, Amran mengatakan, ada hal lain yang patut dibanggakan. Misalnya, kini Indonesia saat ini tidak lagi impor bawang merah dan jagung. Karena itu ia enggan mengomentari recana impor beras ini.

"Soal impor nggak impor, nggak impor bawang merah, nggak impor lagi jagung. Ini teman-teman wartawan jangan melihat perhatian itu cuma beras, ada 400 komoditas yang harus dijaga siang malam," ucap Amran. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Perkuat Regenerasi Petani Lewat Smartfarming

Peristiwa   14 Juni 2021 - 10:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: