Bagaimana Astronaut Menjalankan Puasa dan Salat di Luar Angkasa?

Life
Diah Fauziah
08 Mei 2019   14:00 WIB

Komentar
Bagaimana Astronaut Menjalankan Puasa dan Salat di Luar Angkasa?

Ilustrasi. (Foto : Firstpost)

Trubus.id -- Trubus Mania, apakah kalian penasaran bagaimana astronaut menjalankan puasa dan salat di luar angkasa? Pastinya, para astronaut akan mengalami kesulitan berpuasa dan salat di ruang hampa udara. Apalagi, waktu antara Bumi dan luar angkasa sangat berbeda.

Tapi, tenang saja Trubus Mania. Para astronaut yang beragama Islam mengatakan jika mereka tetap bisa menjalakan ibadah puasa layaknya orang Islam yang ada di Bumi. Untuk waktu imsak dan berbuka, mereka berpatokan pada jam di Bumi.

Baca Lainnya : Suhu Bumi Meningkat, Tersisa 12 Tahun untuk Atasi Perubahan Iklim

Sheikh Muszaphar Shukor, pria asal Malaysia ini merupakan astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Sheikh mengaku jika ia tetap menjalankan ibadah puasa.

Padahal, ia bertugas mengelilingi Bumi sebanyak 16 kali dalam sehari. Itu artinya, matahari terbit dan terbenam setiap 90 menit. Dengan kecepatan itu, astronaut akan kesulitan melakuan gerakan salat seperti rukuk.

Astronaut yang tidak bisa berdiri tegak saat salat, bisa melakukan salat dengan gerakan apa pun. Jika masih sulit, para astronaut diperbolehkan untuk duduk dan membungkuk dengan mendekatkan dagu ke lutut.

Baca Lainnya : Bumi Sudah Tak Layak Ditinggali, Ini Buktinya

"Saat salat, astronaut harus menyesuaikan zona waktu dengan Bumi," kata Jamaluddin Jarjis, mantan Menteri Sains Malaysia, dikutip dari Space.

Jika arah kiblat susah ditentukan, para astronaut dapat menggunakan gambar Bumi untuk sebagai kiblat. Untuk wudu, para astronaut bisa menggunakan tisu, handuk basah atau melakukan tayamum.

Nah, kalian sudah tidak penasaran lagi kan, Trubus Mania? [DF]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Life   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan: